Akhirnya aku mencoba menyesap hening dan sepi selama beberapa menit. Hening untuk mendengarkan hati, sepi untuk sendiri. Dan seketika itu pulalah jawaban itu muncul. Benar juga apa yang pernah dikatakan seorang sahabatku, kadang kita terlalu banyak mendengarkan suara-suara orang. Dan mereka bising sekali, berdengung-dengung di kuping kita. Mungkin kita hanya perlu mengibaskan tangan dan berhenti [...]
Arsip untuk ‘cokelat’ Kategori
Sepertinya Ujian Pertama Datang Darinya
Diposkan dalam cokelat, es krim pada Juli 29, 2008 | Leave a Comment »
Hidup Begitu Mudah Saat Usiamu Dua Belas
Diposkan dalam cokelat pada Mei 28, 2008 | Leave a Comment »
Sebuah lagu lama dari sekitar tahun sembilan puluh lima yang tiba-tiba diputar di radio selepas azan magrib membuatku teringat masa-masa aku masih kelas satu SMP. Saat itu aku memiliki seorang teman yang menjadi teman dekat karena jalan pulang kami searah dan kami sering mampir kesana-kemari sebelum pulang ke rumah.
Suatu hari ceritanya aku ingin membeli [...]
Baking Blue, Holiday Blue, Anything Blue
Diposkan dalam cokelat pada Mei 28, 2008 | Leave a Comment »
Lucu ya, ternyata hal-hal yang paling aku sukai bisa juga membuatku muak setengah mati. Aku benar-benar bingung dengan kondisi mood-ku akhir-akhir ini. Bukankah aku telah ‘mengorbankan’ kehidupanku yang lama demi bisa melakukan hal-hal yang paling kusukai, dan yang kuingat aku melangkah masuk ke dunia baru ini dengan sangat antusias dan bahagia. I was skipping happily [...]
Aku Sebal, Aku Tidak Suka, Aku Jelas Tidak Cinta
Diposkan dalam cokelat pada Mei 18, 2008 | 2 Komentar »
Aku sebal, kamu membangkitkan lagi ingatan lama yang tidak ingin kuingat-ingat. Tentang siapa diriku sebenarnya, orang macam apa aku ini, yang jelas jauh berbeda dengan gaya hidupmu yang serba tinggi.
Aku sebal, kamu membuat aku meruntuhkan sendiri kepercayaan diriku yang sudah susah payah kubangun sejak bertahun-tahun. Kamu membuatku lupa di mana aku sudah berpijak dengan begitu [...]
Crying All The Way to the Pawnshop*
Diposkan dalam cokelat pada Mei 6, 2008 | Leave a Comment »
Seseorang yang berpikiran positif, jika terus-menerus berada dalam lingkungan yang negatif, lama kelamaan akan terpengaruh juga. Tanpa sadar ia akan mengabsorbsi substansi-substansi negatif tersebut, yang akan mengendap di balik permukaan kulitnya, bersembunyi dalam sudut-sudut gelap pikirannya, dan sekali dua kali meloncat keluar melalui perkataannya. Tapi tunggu, mungkin aku terlalu mengeneralisasi. Aku bicara tentang diriku, yang [...]
After Those Little Chats
Diposkan dalam cokelat pada April 25, 2008 | Leave a Comment »
If I don’t like you, I won’t pretend that I do. We’ve never been that close, anyway, so why bother? I’m sick of all of this crap, so just say it, for God’s sake, be a man and say it!
Alright, I must admit that maybe I watch American TV serials too much that I copy [...]
Belajar Melihat dari Serial Scrubs
Diposkan dalam cokelat pada April 25, 2008 | Leave a Comment »
foto: dok. www.zach-braff.com
Hari ini akhirnya aku menonton juga serial Scrubs, season 1 (telat sekali, memang). Scrubs menceritakan keseharian para dokter muda yang baru saja lulus kuliah kedokteran dan sedang internship di rumah sakit. Mereka menghadapi berbagai macam problema dalam berinteraksi antar sesama pekerja rumah sakit, menghadapi pasien, sampai berseteru dengan dokter-dokter senior. Kesan pertamaku di [...]